Selasa, 14 Agustus 2012

Apel Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2012 / 1433 H

Kantor SAR Tanjungpinang - Pada tanggal 10 Agustus 2012, dilaksanakan Apel Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2012 / 1433 H bertempat di halaman kantor. Berdasarkan Telegram Kepala Badan SAR Nasional Nomor: 2340 / SAR / 0812 tentang Pelaksanaan Siaga Lebaran, menetapkan bahwa Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2012 / 1433 H di laksanakan pada tanggal 10 s/d 27 Agustus 2012 atau H-9 s/d H+7.
Inspektur Upacara, Bpk.Abdul Hamid, S.H selaku Pelaksana Tugas Kepala   Kantor SAR Tanjungpinang memberikan Instruksi kepada seluruh pegawai sebagai berikut
  1. Pelaksanaan Siaga Khusus ini agar benar-benar dilaksanakan dengan sepenuh hati (Totalitas dalam bekerja);
  2. Proaktif dalam mencari informasi terjadinya musibah ke sumber-sumber informasi;
  3. Merespon terhadap setiap informasi terjadinya musibah;
  4. Melakukan pencatatan setiap informasi berita terjadinya kedalam jurnal siaga;
  5. Laksanakan pelaporan sesuai ketentuan;
  6. Melaporkan kejadian musibah sesuai dengan SOP yang ada;
  7. Menjaga kekompakan sesama teman sekerja dalam melaksanakan tugas;
  8. Menjaga kesiapan peralatan yang akan digunakan dalam tugas operasi SAR;
  9. Menjaga keselamatan pribadi, tim dan peralatan dalam melakukan operasi SAR.
Maka Kesiapsigaan Siaga SAR Khusus (Angkutan Lebaran) dimulai, dan seluruh Pegawai Kantor SAR Tanjungpinang siap melaksanakan tugas “ AVIGNAM JAGAT SAMAGRAM “. (/hd)

Rapat Koordinasi terbatas dengan Polda Air Kepri mengenai kesiapsiagaan Siaga Lebaran Tahun 2012 / 1433 H

Batam - Rapat Koordinasi terbatas yang diadakan oleh Polisi Perairan wilayah daerah Provinsi Kepulauan Riau pada tgl 7 agustus 2012 bertempat di ruang rapat Polair polda Kepri dipimpin oleh Direktur Pol air Polda Kepri. Dengan narasumber lainnya dari Kantor SAR Tanjungpinang yang diwakili oleh Bapak Abdul Hamid, S.H, Dinas Perhubungan Prov. Kepulauan Riau, Kantor Pelabuhan batam dan diikuti oleh pengusaha pelayaran se Kota Batam.

Rapat koordinasi terbatas ditpol air kepri
 
        Adapun arahan dari Bapak Direktur Polair adalah bahwa pengusaha kapal untuk melengkapi alat keselamatan di kapal berupa life jacket, ring bouy dan lain sebagainya. Sedangkan beberapa arahan yang disampaikan oleh Plt Kepala Kantor SAR Tanjungpinang yaitu Abdul Hamid, S.H memberikan penyampaian harus dilengkapi kapal dengan alat komunikasi, pengecekan kondisi Epirb, memperagakan penggunaan life jacket dan beritahukan pintu darurat jika terjadi peran peninggalan kapal atau terjadi situasi emergency, dan yang menjadi penekanan adalah jangan memaksakan penumpang jika kapal sudah tidak mempunyai tempat duduk lagi sehingga antara manifes dan yang on board sesuai (bhu).