Selasa, 10 April 2012

SELAMAT ULANG TAHUN KEPALA BADAN SAR NASIONAL


Kepala Kantor SAR Tanjungpinang & beserta Staff Kantor SAR Tanjungpinang,
Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kepada :

Marsekal Madya DARYATMO, S.I.P

Semoga Kesuksesan dan Kebahagiaan Selalu Menyertai.

Kamis, 05 April 2012

PENGUMUMAN PEMENANG RESCUE MINI CHALLANGE 2nd KANTOR SAR TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG (04/04/2012) Setelah pelaksanaan kegiatan Rescue Mini Challange 2nd di Kantor SAR Tanjungpinang pada bulan Februari lalu. Maka hari rabu diadakan pengumuman hasil kegiatan Rescue Mini Challange 2nd yang bertempatan di Kantor SAR Tanjungpinang. Dan hasil dari kegiatan Rescue Mini Challange 2nd mendapatkan juara 1,juara 2 dan juara 3 dari masing - masing kelompok.

Dokumentasi :

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang ( R. Bambang Subagyo S.Sos ) memberikan hadiah kepada Tim Juara 1

Foto Bersama Kepala Kantor SAR Tanjungpinang ( R. Bambang Subagyo S.Sos ) dengan Tim Juara 1

Foto Bersama Kepala Urusan Umum Kantor SAR Tanjungpinang ( Abdul Hamid, S.H) dengan Tim Juara 2

Foto Bersama Kepala Sub Seksi Bina Potensi dan Operasi SAR Kantor SAR Tanjungpinang ( Budi Cahyadi, S.Sos ) dengan Tim Juara 3

SUMPAH PNS BASARNAS TANJUNGPINANG ANGKATAN 2010

TANJUNGPINANG (04/04/2012) Telah dilaksanakan Sumpah Pegawai Negeri Sipil Kantor SAR Tanjungpinang sebanyak 32 orang. Adapun pelaksanaan sumpah berjalan dengan khidmat dan baik, untuk perwakilan penadatangan berita acara sumpah diwakili golongan III oleh saudari Yusnita S.H dan untuk golongan II oleh saudara Rahmat Syah Putra Surbakti A.Md.

Selain itu pelaksanaan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor SAR Tanjungpinang R. Bambang Subagyo S.Sos dan hadiri juga sebagai saksi penandatanganan berita acara Sumpah Pegawai Negeri Sipil Kantor SAR Tanjungpinang oleh Kepala Urusan Umum ( Abdul Hamid, S.H ) dan Kepala Sub Seksi Bina Potensi dan Operasi SAR ( Budi Cahyadi S.Sos ).

Dokumentasi :
Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil Kantor SAR Tanjungpinang

Pengambilan Sumpah PNS pada Agama Nasrani

Penandatanganan berita acara disaksikan oleh Kepala Urusan Umum (Abdul Hamid, S.H ) dan Kepala Sub Seksi Bina Potensi dan Operasi SAR ( Budi Cahyadi S.Sos )

Pembagian Surat Keputusan Kepala Badan SAR Nasional oleh Kepala Kantor SAR Tanjungpinang
 ( R. Bambang Subagyo S.Sos ) kepada Saudari Yusnita S.H

Rabu, 28 Maret 2012

KABASARNAS TUTUP DIKLAT PERTAMINA MARINE GUARD ANGKATAN III

Kabasarnas Tutup Diklat Pertamina Marine Guard Angkatan III
PALEMBANG - Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryatmo SIP menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pertamina Marine Guard Angkatan III Tahun 2012 di Dermaga Strat 8 PT Pertamina (Persero) – Sungai Gerong, Senin (26/03/2012).Diklat ini diselenggarakan oleh HSE Training Center Pertamina Region II Palembang.

"Dalam perspektif Badan SAR Nasional, diklat Pertamina Marine Guard ini merupakan bentuk antisipasi penyiapan kapasitas sumber daya manusia terhadap potensi kecelakaan dan musibah di lingkungan atau kawasan khususnya area kerja PT Pertamina. Namun di sisi lain, kami memandang bahwa kemampuan yang dimiliki Pertamina Marine Guard ini dapat juga dimanfaatkan khususnya bagi kepentingan berskala nasional.
Artinya kemampuan Pertamina Marine Guard yang telah dididik dan dilatih secara profesional sebagai unsur SAR dapat diperbantukan guna menunjang tugas pokok dan fungsi Badan SAR Nasional sebagai instansi pemerintah yang bertanggung jawab mengkoordinasikan pelaksanaan operasi SAR baik dalam musibah pelayaran, penerbangan, bencana dan musibah lainnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Kabasarnas.

Kabasarnas menambahkan, Badan SAR Nasional sangat bangga atas inisiatif dan tanggung jawab moral PT Pertamina dalam menjawab sebagian kompleksitas permasalahan bangsa terutama menghadapi perubahan iklim dan pertambahan arus moda transprtasi yang dapat berpotensi menimbulkan kerawanan terjadinya musibah dan bencana.

"Kita patut bersyukur karena dengan telah diselesaikannya diklat ini, maka secara langsung kemampuan dan potensi sumber daya manusia yang bergerak di bidang penanggulangan bencana maupun musibah semakin bertambah. Harapan yang paling besar dari upaya yang telah dilakukan ini selain melindungi aset-aset perusahaan dari kerusakan, tentunya adalah melindungi jiwa manusia dari ancaman musibah yang tidak bisa kita prediksi kapan dan dimana akan terjadi. Pada giliran akhirnya anggota Pertamina Marine Guard ini mampu memberikan kontribusi pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan," lanjutnya.

Kabasarnas berpesan agar dalam pelaksanaan operasi SAR senantiasa menjalin koordinasi dan komunikasi dengan unit kerja Basarnas terdekat.

Sekedar tahu, para isntruktur dari Basarnas ikut terlibat dalam diklat yang berlangsung selama 3 bulan tersebut. Mereka mentransformasikan ilmu SAR yang dikuasai kepada para peserta.
Penutupan tersebut dihadiri Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina (Persero) dan jajaran, para pejabat Basarnas, pejabat TNI dan Polri, pemda dan tamu undangan lainnya.
Penutupan dimeriahkan dengan demo operasi penyelamatan korban di laut, penanganan kebakaran kapal dan penanganan tumpahan minyak. (ab)

BASARNAS MENUJU TIM USAR MEDIUM CLASS

JAKARTA – Setelah empat hari bekerja, tim Urban SAR (USAR) Belanda akhirnya menyampaikan hasil-hasil yang diperoleh terkait pre-assessment terhadap tim USAR Basarnas, Jumat (16/03/2012). Pemaparan hasil penilaian tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Basarnas Jl Angkasa Blok 15B Kav 2-3 Kemayoran Jakarta Pusat. Tim USAR Belanda terdiri dari Hubert Christian van der Weide, Marco Boulogne, dan Camille Michel, ketiganya dari Fire Service Officer serta seorang dokter, Thomas Eckhart dari Ambulance Service Kerajaan Belanda. Paparan itu disampaikan langsung di depan Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryatmo SIP, Sekretaris Utama Drs Max Ruland B, MM, MSc, para deputi dan para direktur serta para pejabat eselon II dan III lainnya. 
 
Penilaian meliputi 5 komponen, masing-masing manjemen, search, rescue, medical, dan logistic. Tim Usar Basarnas pada kesempatan tersebut diharapkan memiliki kualifikasi sebagai Tim USAR Medium Class yang memiliki persyaratan sesuai dengan ketentuan di dalam INSARAG Guidelines, Chapter G.
 
“Tujuan penilaian Internal Exsternal Classification (IEC) tersebut agar para pihak yang berkepentingan mendapatkan data yang terverifikasi mengenai tim USAR Medium dengan kemampuan: dapat dikerahkan dengan cepat, dapat memenuhi keperluan sendiri, bekerja secara professional dan aman, dapat berkoordinasi dengan tim tanggap bencana nasional maupun internasional lainnya, dan dapat membantu United Nation (UN) dalam memfungsikan reception Departure Center (RDC) dan On Sites Coordination Centre (OSOCC),” jelas Kabasarnas.

Penilaian meliputi 5 komponen, masing-masing manjemen, search, rescue, medical, dan logistic. Tim Usar Basarnas pada kesempatan tersebut diharapkan memiliki kualifikasi sebagai Tim USAR Medium Class yang memiliki persyaratan sesuai dengan ketentuan di dalam INSARAG Guidelines, Chapter G.
 
“Tujuan penilaian Internal Exsternal Classification (IEC) tersebut agar para pihak yang berkepentingan mendapatkan data yang terverifikasi mengenai tim USAR Medium dengan kemampuan: dapat dikerahkan dengan cepat, dapat memenuhi keperluan sendiri, bekerja secara professional dan aman, dapat berkoordinasi dengan tim tanggap bencana nasional maupun internasional lainnya, dan dapat membantu United Nation (UN) dalam memfungsikan reception Departure Center (RDC) dan On Sites Coordination Centre (OSOCC),” jelas Kabasarnas.


Secara nasional, kapasitas USAR Basarnas dianggap memadai namun pada pengerahan tim pada pelaksanaan operasi SAR internasional perlu adanya peningkatan kemampuan dan peralatan yang telah dimiliki. Peralatan pendukung SAR tersebut dapat sesuaikan dengan daftar peralatan yang terdapat pada INSARAG Guidelines. Dari sisi medis, perlunya peningkatan tim medis dari segi jumlah dan kapasitas teknis tenaga dokter yang sesuai dengan kemampuan lanjutan USAR. 
 
Dari sisi logistic, perlunya pengaturan mengenai proses pengerahan Tim USAR baik pada bencana nasional terlebih lagi terhadap pengiriman tim USAR pada bencana Internasional. Pengaturan tersebut meliputi transportasi tim dan perlengkapannya yang dapat disesuaikan dengan regulasi penerbangan internasional. 
 
Selesai acara, Kabasarnas menyerahkan plakat dan menyerahkan baju batik sebagai kenang-kenangan kepada keempat anggota USAR Belanda tersebut.
 
Sekedar informasi, pre-assessment tersebut sebagai tindak lanjut hasil INSARAG Asia Pasifik Regional Meeting Tahun 2011 di Bali. Salah satu hasilnya, Indonesia bertekad membentuk tim Urban SAR sesuai persyaratan INSARAG External Classification (IEC). IEC merupakan proses penilaian terhadap tim Urban SAR dari negara-negara anggota INSARAG yang dilakukan oleh kelompok atau tim Urban SAR yang sebelumnya telah mendapatkan klasifikasi serupa. Adapun proses penilaian tersebut dilakukan secara sukarela terhadap kemampuan teknis bidang tanggap darurat suatu Tim Urban SAR dalam memperoleh klasifikasi Internasional.
 
Basarnas sebagai country focal point SAR melaksanakan proses tersebut dengan asistensi tim USAR Belanda mulai tanggal 13 – 16 Maret 2012 di Kantor Pusat Basarnas. (ab)